Berita Hoax Gegerkan Politik Tanah Air Indonesia

Berita Hoax Gegerkan Politik Tanah Air Indonesia

Kpps – Di era teknologi informasi ini, berita dan informasi telah membanjiri masyarakat. Berita atau tipuan palsu, semakin hari semakin tersebar tidak hanya di jejaring sosial, tetapi juga memancing banyak orang dan mengguncang situasi politik di Indonesia. Di bawah ini adalah Berita hoax gegerkan politik tanah air Indonesia dan cukup berpengaruh besar pada politik di Indonesia pada waktu itu. Untuk Anda yang ingin tahu kelengkapan beritanya bisa simak lengkapnya berikut ini.

Berita Hoax Gegerkan Politik Tanah Air Indonesia

  1. Lambang Palu Arit di uang rupiah cetakan baru (Hoax)

Cetak uang di bulan November kabarnya menampilkan simbol sabit dan palu yang terkait dengan gerakan komunis. Gambar viral ini telah didistribusikan di berbagai jejaring sosial. Namun, ini bukan gambar palu dan sabit, tetapi elemen keamanan atau yang biasa disebut fitur keselamatan. Nama – gambar timbal balik, atau disebut rectroverso. Jika Anda menyadarinya ini menunjukkan simbol BI, dan bukan simbol palu dan sabit. “Dengan demikian, Rectoverso di belakang uang kertas rupiah 2014 tidak dibenarkan.

  1. Rush Money (Hoax)

Bersamaan dengan rencana demonstrasi volume III kasus dugaan penistaan ​​oleh gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang tidak aktif. Masalah transfer uang (Rush Money) yang mendesak atau penarikan uang dari bank muncul secara bersamaan pada saat itu. Ini dibantah oleh Kepala Inspektur Kepolisian Nasional, Tito Karniawan. “Saya menyatakan itu bohong, karena sumbernya tidak jelas, faktanya juga tidak jelas,” kata Tito.

  1. Turki dukung demo 411 (Hoax)

Sebelum demonstrasi 411, di mana diperlukan bahwa gubernur gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dibawa ke meja persidangan atas tuduhan penistaan ​​agama di jaringan sosial yang tersebar di info tentang Wakil Menteri Pertahanan Turki, H.E. Şuay Alpay yang menonton demonstrasi dan dituduh mendukung demonstrasi 411 dari Turki. Ini dibantah dan segera diklarifikasi oleh kedutaan Turki. Kedutaan mengatakan bahwa apa yang dia lakukan kemarin tidak ada hubungannya dengan demonstrasi yang direncanakan hari ini di Jakarta. Republik Turki tidak bermaksud ikut campur dalam masalah-masalah internal Indonesia, yang dengannya kami memiliki tingkat hubungan diplomatik yang baik, kata kedutaan.

  1. Tentara Cina (Hoax)

Informasi tentang kedatangan puluhan orang asing, pada hari Jumat dipanggil oleh pasukan Cina di Indonesia melalui Bandara Sukarno Hatta (28/10), didistribusikan di berbagai jejaring sosial. Ini dibantah oleh kepala departemen hubungan masyarakat polisi Metro Jaya Kombes, Awi Setiyawan. “Itu bohong, kepala polisi bandara segera memeriksa informasi itu dan tidak ada di sana,” kata Awi.

  1. Keamanan Terkait Demo 411 (Hoax)

Surat edaran dalam kelompok pesan singkat dari RW 08 Desa Kelapa Gading, Kabupaten Kelapa Gading, Jakarta Utara meminta dana dari masyarakat setempat kepada polisi untuk keamanan sebagai tambahan dari demonstrasi 4/11 terakhir. Itu sangat dibantah oleh polisi. “Surat edaran itu tidak benar. Sejauh ini, mulai dari tanggal 4, kami telah mengamankan ibukota, dan tidak ada ekses sama sekali, jika ada surat edaran, ini berarti bahwa itu tidak benar.

  1. Komandan TNI akan diganti (Hoax)

Berita ini adalah bahwa Panglima TNI akan diganti pada awal November 2019 di jejaring sosial. Presiden Jokowi segera membantahnya. Jokowi bahkan memerintahkan kepala polisi nasional, Jenderal Tito Kurniawan, untuk menyelidiki penyebaran informasi palsu tentang pemindahan jabatan komandan TNI. Itu sebabnya saya mengundang komandan, saya ingin berbicara katanya. Tidak ada yang namanya pengganti Panglima TNI. Kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat.

  1. Gempa Bumi di Malang, Jember, Banyuwangi, dan lainnya (Hoax)

Setelah gempa di Jawa Timur pada Rabu (16/11), muncul masalah terkait gempa bumi dan potensi tsunami dengan kekuatan 8,6 yang akan terjadi di pantai selatan Malang, Banyuwangi, Jeber, Surabaya, Pacitan, Gersik, Sidoarjo, Kediri, Tulungangung, dan tempat-tempat lainnya. Tetapi ternyata berita ini dibantah oleh BMKG dan menyatakan bahwa berita tentang gempa bumi atau tsunami yang akan terjadi bukan dari BMKG, dan itu berita hoax. Terutama sejauh ini, menurut BMKG bahwa gempa tektonik tidak dapat diprediksi secara ilmiah dengan benar.

  1. Ulama mesir jadi saksi ahli kasus tuduhan penistaan agama Ahok (hoax)

Hoax para ulama Mesir menjadi saksi tuduhan penistaan ​​agama Ahok. Sebelum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diberhentikan dari pekerjaan, informasi menyebar bahwa ada sarjana Mesir, Sheikh Mushtof Amr Wardani, yang akan menjadi saksi ahli Ahok. Namun, ketua MUI untuk Hubungan Internasional dan Kerjasama Internasional, K.Kh. Muhiddin Junaydi mengunjungi kedutaan Mesir dan menjelaskannya. Dia tidak tahu apa-apa tentang kasus penistaan ​​di Indonesia. Ini semua adalah hasil rekayasa, ada kelompok-kelompok tertentu yang berusaha melanjutkan perjuangan untuk menciptakan ketidaknyamanan dan memperkuat atmosfer politik internal, kata K.Kh. Muhiddin.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *